Selasa, 19 April 2016

PROFIL KABUPATEN GUNUNG MAS

Kabupaten Gunung Mas adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah, Indonesia. Kabupaten ini merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 2002.

Kantor Bupati Kabupaten Kapuas

Jumlah Penduduk Kabupaten Gunung Mas sekitar 96.838 jiwa dengan klasifikasi 51.385 Laki-laki dan 45.453 Perempuan serta jumlah Rumah Tangga sebanyak 22.933 KK (Hasil Sensus Tahun 2010).

Motto Kabupaten Gunung Mas adalah "Habangkalan Penyang Karuhei Tatau", berasal dari Bahasa Sangiang yang mempunyai arti :


 Logo Kabupaten Gunung Mas

Habangkalan : Kumpulan, Himpunan, Cita-cita yang menyatu menjadi satu kebulatan Tekad.
Penyang : Kekuatan Jiwa, Semangat Spiritual yang dilandasi Iman.
Karuhei : Daya Usaha-Upaya untuk mencapai suatu tujuan.
Tatau : Kesejahteraan, Kebahagiaan, Kejayaan.

Secara lengkap "Habangkalan Penyang Karuhei Tatau" berarti: Kumpulan, Himpunan Cita-cita yang menyatu atas dasar tekad dengan semangat yang tinggi dengan didasari Agama dan Keimanan dalam upaya bersama untuk membangun yang bertujuan mensejahterakan, membahagiakan dan kejayaan seluruh masyarakat di wilayah Kabupaten Gunung Mas.


 Kantor Bupati Kabupaten Gunung Mas

Kabupaten ini secara astronomi terletak pada ± 0° 18’ 00” Lintang Selatan s/d 01° 40’ 30” Lintang Selatan dan ± 113° 01’ 00” Bujur Timur s/d 114° 01’ 00” Bujur Timur. Luas wilayah kabupaten Gunung Mas adalah 10.804 km² dan merupakan kabupaten terluas keenam dari 14 kabupaten yang ada di Kalimantan Tengah (7,04% dari luas Provinsi Kalimantan Tengah). Luas wilayah tersebut terdiri atas :

Kawasan Hutan Belantara
Kawasan Pemukiman
Sungai, Danau dan Rawa
Daerah Pertanian (Sawah, Ladang dan Kebun)

Menurut Staatsblad van Nederlandisch Indië tahun 1849, wilayah Dayak Besar termasuk daerah ini merupakan bagian dari dalam zuid-ooster-afdeeling berdasarkan Bêsluit van den Minister van Staat, Gouverneur-Generaal van Nederlandsch-Indie, pada 27 Agustus 1849, No. 8[2] Batas wilayah kabupaten Gunung Mas adalah: Batas wilayah kabupaten Gunung Mas adalah:

Utara
Kabupaten Murung Raya

Selatan
Kabupaten Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya

Barat
Kabupaten Katingan dan Provinsi Kalimantan Barat

Timur
Kabupaten Kapuas

Wilayah Gunung Mas termasuk dataran tinggi yang memiliki potensi untuk dijadikan daerah perkebunan. Daerah utara merupakan daerah perbukitan dengan ketinggian antara ± 100-500 meter dari permukaan air laut dan mempunyai tingkat kemiringan ± 8-15° serta mempunyai daerah pegunungan dengan tingkat kemiringan ± 15-25°. Pada daerah tersebut terdapat pegunungan Muller dan pegunungan Schwanner dengan puncak tertinggi (Bukit Raya) mencapai 2.278 meter dari permukaan laut. Bagian selatan terdiri dari dataran rendah dan rawa-rawa yang sering mengalami banjir pada musim hujan. Kabupaten Gunung Mas juga memiliki wilayah perairan yang meliputi danau, rawa-rawa dan terdapat 4 jalur sungai yang melintasi wilayah ini, yaitu:

Sungai Manuhing dengan panjang ± 28,75 km
Sungai Rungan dengan panjang ± 86,25 km
Sungai Kahayan dengan panjang ± 600 km
Sungai Miri


Kabupaten Gunung Mas terdiri atas 11 kecamatan, antara lain:
Kahayan Hulu Utara
Damang Batu
Miri Manasa
Kurun
Manuhing
Manuhing Raya
Rungan
Rungan Hulu
Sepang
Mihing Raya
Tewah

Kabupaten Gunung Mas yang dipimpin Bupati Drs. Arton S. Dohong dan Wakil Bupati Rony Karlos, S.Sos. 



Kabupaten Gunung Mas ini mempunyai potensi wisata yang mampu menyumbang devisa. Diantaranya wisata alam Air Terjun Bawin Kameloh. Ini merupakan cagar alam yang juga tempat rekreasi masyarakat berupa hutan-hutan alami dengan berbagai jenis tumbuh-tumbuhan/pepohonan alami dan tanaman industri. Daya tarik yang menonjol dari air terjun Bawin Kameloh adalah terdapatnya hutan alami, ditumbuhi beraneka ragam pepohonan hutan beserta semak belukarnya serta terdapatnya tanaman produksi sehingga menambah indahnya panorama dan kesejukan alam sekitarnya.

 Destinasi Wisata Pemandian Kabupaten Gunung Mas

 Destinasi Wisata Pemandian Kabupaten Gunung Mas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar